8 Cara Alami Mengusir Lalat

8 Cara Alami Mengusir Lalat

Melihat lalat beterbangan di area rumah tentu sangat mengganggu. Pasalnya, selain membuat hunian terkesan kumuh, lalat yang berkeliaran juga bisa jadi sumber penyakit (mulai dari tifus hingga disentri) bagi penghuni rumah saat hinggap di makanan, minuman, atau perabotan rumah tangga. Oleh sebab itu, tidak mengherankan kalau pemilik rumah selalu mencari bagaimana cara membasmi hewan satu ini.

Jika ragu dengan penggunaan bahan-bahan kimia, kamu bisa mencoba delapan cara alami mengusir lalat berikut.

Air Garam

Bahan alami pertama yang bisa digunakan adalah campuran air dan garam dapur. Kamu cukup menyemprotkan larutan garam ke lalat untuk mengusirnya. Namun, jika dirasa rumit, kamu juga bisa langsung menaburkan garam dapur ke tempat-tempat yang sering dihinggapi lalat, seperti meja makan, dapur, tempat sampah, teras rumah, dan lainnya.

Bunga Lavender

Terkenal sebagai tanaman hias untuk mempercantik rumah, bunga Lavender ternyata punya khasiat lain, yaitu mengusir lalat secara alami. Wangi lembutnya tidak disukai oleh lalat karena memiliki kandungan linalyl asetat dan linalool. Jika kamu meletakkan beberapa tangkai bunga Lavender di tiap sudut ruangan, gerombolan lalat pengganggu pasti akan pergi dengan sendirinya.

Daun Pandan

Selanjutnya, ada daun pandan. Lalat rupanya tidak menyukai aroma khas pandan. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkannya sebagai media pengusir lalat. Cukup potong daun pandan kecil-kecil. Lalu, remas-remas sedikit daun yang sudah dipotong tadi agar wanginya keluar jelas. Kemudian, simpan dalam mangkuk atau gelas dan letakkan di lokasi favorit lalat terbang.

Air

Cara alami mengusir lalat selanjutnya bisa dikatakan sangat murah karena kamu hanya butuh air dan beberapa kantong plastik bening. Lalu, gantungkan kantong plastik yang telah berisi air ke wilayah lalat bersarang. Cara ini cukup ampuh buat mengecoh fokus penglihatan lalat yang memiliki lebih dari tiga ribu mata.

Sebagai informasi, jika ingin menggunakan cara ini, kamu harus melakukannya saat siang hari. Pasalnya, pada waktu-waktu tersebut, cahaya matahari bersinar optimal sehingga perangkap air bekerja maksimal.

Cengkeh

Termasuk salah satu jenis rempah yang paling banyak digunakan dalam industri kuliner dan rokok, aroma tajam cengkeh juga bisa dijadikan senjata alami untuk mengusir lalat. Kamu hanya perlu merendam beberapa biji cengkeh ke dalam semangkuk air. Kemudian, letakkan air rendaman tersebut di tiap sudut rumah.

Lilin

Menggunakan lilin untuk mengusir lalat mungkin jadi yang paling umum ditemui di rumah makan, restoran, atau warteg. Tidak ada salahnya jika kamu ingin menerapkan cara ini di rumah. Pasalnya, suhu panas yang dikeluarkan api lilin mampu mencegah lalat mendekati makanan yang terhidang di atas meja.

Namun, kamu harus ingat untuk selalu berhati-hati saat menyalakan lilin. Pastikan kamu telah meletakkan lilin jauh dari benda-benda mudah terbakar.

Mentimun

Tidak hanya nikmat dimakan, mentimun juga ampuh buat mengusir lalat. Potong-potong mentimun sesuai kebutuhan. Lalu, sebarkan di seluruh ruangan yang sering dikunjungi lalat. Mudah bukan?

Kapur Barus


Bau menyengat dari kapur barus sudah terkenal ampuh untuk menghalau berbagai macam hewan kotor , seperti tikus dan kecoak. Bagaimana dengan lalat? Jangan khawatir! Lalat juga tidak menyukai aroma kapur barus. Cara penggunaannya cukup mudah. Kamu hanya perlu meletakkan beberapa buah kapur barus di jendela dan pintu rumah yang sering dilewati lalat untuk masuk.

Demikianlah delapan cara alami mengusir lalat yang bisa segera kamu praktikan. Bukan hanya murah, bahan-bahannya pun mudah ditemukan di rumah.

Sumber referensi artikel: https://www.popmama.com/life/home-and-living/azzahra-rizki-fadilla/cara-mengusir-lalat-dengan-bahan-alami/3 (5 Feb 2022) https://www.dekoruma.com/artikel/86693/cara-mengusir-lalat (5 Feb 2022) https://katadata.co.id/safrezi/berita/618b33cc77470/10-cara-mengusir-lalat-yang-ampuh-dengan-bahan-alami (5 Feb 2022)

Product Disclaimer:
*Pernyataan ini belum dievaluasi oleh BPOM. Produk ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosa, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.

Leave a Comment