4 Jenis Makanan Penambah Darah

4 jenis makanan penambah darah

Kekurangan darah merah dalam tubuh atau yang biasa disebut anemia membuat Anda merasa jadi lebih mudah lemah, lelah, pusing, dan bahkan sesak napas. Kondisi ini akan membuat aktivitas Anda menjadi terganggu.
Jika dibiarkan lebih lama, maka fungsi tubuh lainnya akan ikut terganggu. Anda akan menjadi lebih mudah terkena infeksi, depresi, penyakit jantung, dan lain-lain. Pada wanita, anemia bahkan dapat mengganggu kehamilan.
Apabila Anda mengalami kondisi ini, jangan tunda untuk segera mengonsumsi makanan penambah darah. Beruntungnya, ada banyak pilihan makanan untuk menambah darah yang bisa Anda temui di sekitar seperti berikut ini.

Daging Merah dan Daging Unggas

Jenis makanan ini memiliki kandungan zat besi (Fe) yang dapat meningkatkan hemoglobin (metaloprotein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen dalam tubuh) dengan cepat. Zat besi yang berasal dari hewani pun dapat diserap tubuh sekitar 70 persen.
Selain itu, daging merah dan daging unggas juga kaya akan protein yang diperlukan tubuh untuk menyusun sel-sel darah merah. Meski begitu, perhatikan porsinya agar tidak justru meningkatkan risiko gangguan kardiovaskuler.
Sebagai catatan, setiap 100 gram daging merah mengandung sekitar 2,7 miligram zat besi Jumlah tersebut telah memenuhi sekitar 15 persen dari kebutuhan zat besi harian yang disarankan. Sementara itu, setiap 100 gram daging unggas mengandung sekitar 13 persen dari kebutuhan zat besi harian.

Sayuran Berdaun Gelap

Makanan penambah darah berikutnya adalah kelompok sayuran yang mempunyai daun berwarna gelap seperti brokoli dan bayam. Jenis makanan ini mempunyai kandungan zat besi yang cukup tinggi pula. Untuk mempermudah tubuh dalam menyerap zat besi, pastikan Anda memasaknya dengan tepat.
Sayuran berdaun gelap juga mempunyai kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat merupakan vitamin yang larut dalam air yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Tanpa adanya asam folat yang cukup, produksi sel darah merah pun akan berkurang dan menyebabkan anemia.

Kurma

Buah yang identik dengan Ramadan ini juga menjadi salah satu makanan penambah darah yang bisa Anda pilih. Rasanya yang manis dan tidak perlu dikupas menjadi keuntungan lain yang mempermudah Anda untuk mengonsumsinya.
Setiap 100 gram kurma mengandung sekitar 1 gram zat besi. Selain itu, buah ini juga mempunyai kandungan tembaga yang juga berperan penting dalam produksi sel darah merah dalam tubuh. Dengan adanya kombinasi dua zat ini, kadar sel darah merah dalam tubuh dapat relatif terjaga.
Berita bagusnya, kurma masih punya sederet benefit lainnya. Kandungan polifenol dalam buah ini dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia. Tak ketinggalan, seratnya yang tinggi membantu melancarkan pencernaan dan dapat mengatasi gangguan terkait seperti sembelit.

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan adalah kelompok makanan yang juga tinggi kandungan zat besi dan bahkan kalsium. Beberapa contoh kacang yang bisa Anda pilih antara lain kacang hijau, kacang mete, kacang polong, biji bunga matahari, dan biji labu.
Beberapa kacang-kacangan ini juga dilengkapi beberapa kandungan lain seperti protein , asam folat, antioksidan, dan masih banyak lagi. Anda pun bisa memperoleh berbagai kebaikan ini dengan cara penyajian yang bervariasi sesuai selera.
Selain empat jenis makanan penambah darah super di atas, Anda bisa pula mengonsumsi berbagai makanan lainnya yang barangkali lebih mudah ditemukan, seperti pisang, tomat, jamur, sawi, asparagus, seafood, dan jeruk. Oleh karena mencegah lebih baik daripada mengobati, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan ini bergantian setiap hari.

Referensi:
https://www.google.com/amp/s/halosehat.com/makanan/makanan-sehat/makanan-penambah-darah-rendah-super-cepat/amp
https://www.google.com/amp/s/halosehat.com/makanan/makanan-sehat/sayur-penambah-darah/amp

Leave a Comment