Bahaya Durian untuk Ibu Hamil: Mitos atau Fakta?

Bahaya Durian untuk Ibu Hamil: Mitos atau Fakta?

Beberapa jenis makanan kerap dijadikan pantangan untuk dikonsumsi ibu hamil. Namun, bawaan ngidam ibu hamil terkadang juga cukup nyeleneh. Ditambah lagi, emosi yang menjadi lebih sensitif membuat orang-orang di sekitar ibu hamil terkadang mau tak mau jadi menuruti keinginan si calon ibu.
Salah satu makanan yang kerap dijadikan pantangan saat hamil adalah durian. Bahaya durian untuk ibu hamil yang paling diyakini masyarakat adalah dapat menyebabkan keguguran. Selain itu, berbagai masalah lain seperti darah tinggi, kolesterol, dan lain sebagainya juga berpotensi mengganggu kesehatan si kecil dalam kandungan.
Namun, benarkah demikian?

Belum Ada Penelitian Tentang Dampak Negatif Durian

Sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa hanya ada dampak negatif dari mengonsumsi durian saat hamil. Kendati begitu, ibu hamil juga bukan berarti dapat dengan bebas menikmati buah eksotis ini.
Melansir sebuah penelitian dari Universiti Teknologi Malaysia yang dilakukan oleh dr. Patrick Chia, ahli perinatologi, ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi durian. Hanya saja, jumlahnya tidak boleh berlebihan.
Selain itu, ada pula beberapa kondisi lain yang membuat ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi durian seperti berikut.
• Ibu hamil yang mempunyai kondisi diabetes gestasional perlu menghindari durian karena tingginya kandungan gula pada buah ini.
• Ibu hamil pada trimester ketiga sebaiknya menghindari konsumsi durian karena berisiko menyebabkan obesitas pada janin.

Manfaat Durian Bagi Ibu Hamil

Nutrisi merupakan hal esensial yang harus dipahami oleh setiap ibu hamil. Setiap trimester bahkan memerlukan beberapa jenis nutrisi tertentu lebih banyak untuk mengoptimalkan perkembangan janin sesuai usia kandungan.
Terlepas dari adanya risiko dan bahaya durian untuk ibu hamil dengan kondisi tertentu seperti yang disebutkan sebelumnya, buah ini memiliki beberapa nutrisi baik. Durian memiliki kandungan vitamin B, vitamin C, dan mineral seperti magnesium, fosfor, zat besi, potasium, kalsium, dan bahkan folat.
Berbagai zat tersebut dapat membantu melindungi otak dan tulang belakang janin, menyeimbangkan produksi hemoglobin ibu, dan lain-lain. Tak cuma itu, kandungan organosulfur dan triptofan juga dapat turut melawan infeksi bakteri dan jamur.

Mitos Mengonsumsi Buah Durian Saat Hamil

Tinggi Kolesterol

Faktanya, durian tidak mempunyai kolesterol jahat untuk tubuh yang dapat meningkatkan tekanan darah. Kolesterol yang dimaksud justru banyak ditemukan pada makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi seperti produk turunan susu dan makanan laut.
Sebaliknya, durian memiliki kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi tingkat kolesterol jahat dalam tubuh. Oleh sebab itu, selama dikonsumsi dalam batas wajar, mengonsumsi buah durian saat hamil tak mengkhawatirkan.

Janin Kepanasan

Mitos ini berawal dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang kemudian sampai di Asia Tenggara. Kabarnya, durian akan membuat tubuh menjadi panas sehingga apabila seorang ibu hamil mengonsumsinya, maka janin akan turut kepanasan.
Sayangnya, belum ada bukti ilmiah yang membenarkan mitos ini. Sebaliknya, berbagai kandungan seperti asam folat, vitamin, dan mineral lain dalam durian justru dapat membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.
Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang spesifik menyatakan bahaya makan durian untuk ibu hamil. Buah satu ini justru mempunyai beberapa kandungan zat yang diperlukan ibu dan janin.
Kendati begitu, ibu hamil yang mempunyai kondisi tertentu memang disarankan untuk tidak mengonsumsi durian. Selain itu, pastikan pula bahwa porsi durian yang dikonsumsi masih dalam batas wajar. Untuk hasil yang lebih akurat sesuai keadaan masing-masing, ada baiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Referensi:
https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/bolehkah-ibu-hamil-makan-durian/
https://www.utm.my/ibd/project/exploring-the-nutritional-contents-and-benefits-of-durian-durio-zibethinus/#:~:text=As%20mentioned%20by%20Dr.,content%20(Chia%2C%202015).
https://www.halodoc.com/artikel/mengonsumsi-durian-ketika-hamil-amankah

Leave a Comment