Apakah Sariawan di Pangkal Lidah Berarti Gejala Kanker?

by | Jun 10, 2021 | Artikel, Proflavanol C | 0 comments

Ingin makan dan minum dengan nyaman, tapi terganggu sariawan? Memang menyebalkan. Apalagi bila sariawan rentan terjadi di bagian indera pengecap, yaitu lidah. Napsu makan bisa berkurang. Yang lebih menyebalkan lagi bila ada sariawan di pangkal lidah. Pastinya, ada rasa tidak nyaman saat menelan makanan.

Sekilas Tentang Sariawan?

Sebenarnya, apa itu sariawan? Sariawan adalah sejenis luka kecil yang lazim menyerang daerah mulut. Sariawan merupakan salah satu penyebab sakitnya rongga di mulut selain infeksi gigi, penyakit pada gusi, hingga kasus lidah tergigit, dan masih banyak lagi.
Secara umum, kemungkinan penyebabnya ada dua (2), yaitu:
1. Daya tahan tubuh sedang lemah.
2. Infeksi, seperti: tanpa sengaja menggigit lidah atau pipi bagian dalam saat mengunyah makanan.

Gejala Umum Sariawan:

Beberapa gejala umum sariawan termasuk:
• Pendarahan ringan ketika tanpa sengaja tergigit atau tergores.
• Luka pucat atau berwarna kuning, kadang disertai bentuk cincin berwarna merah di luarnya.
• Lukanya terasa pedih, terutama saat mengkonsumsi makanan berbumbu tajam dan bertekstur keras.
• Kadang ada rasa terbakar hingga kesemutan pada lidah.
• Ada rasa tidak nyaman saat makan, mengunyah, hingga menelan.
Namun, bagaimana dengan sariawan di pangkal lidah? Rasanya lebih tidak nyaman lagi. Selain sulit dijangkau, ada ketakutan tersendiri soal kemungkinan penyebab gangguan kesehatan ini.

Benarkah Sariawan di Pangkal Lidah Adalah Gejala Kanker Lidah?

Sariawan juga dikenal dengan sebutan SAR (Stomatitis Aftousa Rekuren). Sayangnya, hingga kini penyebab pastinya masih belum diketahui. Memang, secara umum daya tahan tubuh yang menurun dan infeksi gara-gara tanpa sengaja menggigit lidah bisa menimbulkan sariawan.
Namun, sariawan juga bisa muncul bila ada stres, perubahan hormon, alergi makanan, pemakaian obat-obatan tertentu, pengaruh infeksi oleh virus dan bakteri, hingga trauma di dalam mulut. Ada juga yang karena pengaruh genetik hingga kekurangan vitamin B12 dan asam folat.
Soal pengobatan, sariawan sebenarnya bisa sembuh sendiri dalam seminggu hingga dua minggu (7 – 14 hari). Selama tetap menjaga kebersihan mulut dan untuk sementara menghindari konsumsi makanan dan minuman yang terlalu tajam, sariawan tidak akan terasa terlalu sakit.
Namun, benarkah sariawan di pangkal lidah adalah gejala kanker lidah? Memang, salah satu gejala kanker pada lidah adalah adanya benjolan pada sisi lidah. (Bisa di kanan maupun di kiri.) Tidak hanya itu, benjolan ini berwarna merah keunguan dan terasa sakit, apalagi bila disentuh. Bahkan, tidak jarang benjolan ini juga bisa berdarah saat tersentuh atau tanpa sengaja tergigit.
Selain itu, ada beberapa gejala lain karena pengaruh sariawan tingkat parah ini, seperti demam, lesu, dan bengkaknya kelenjar getah bening.
Perubahan pada suara serta kesulitan menelan kemungkinan juga gejala kanker lidah. Bila sariawan di lidah tidak sembuh-sembuh setelah lewat dua minggu, maka patut waspada. Namun bila hanya bertahan selama 14 hari sebelum akhirnya sembuh sendiri, sepertinya kamu tidak perlu terlalu khawatir.
Untuk amannya, sebaiknya periksakan sariawan tersebut ke dokter. Jangan lupa, catat juga gejalanya serta semua yang pernah kamu konsumsi selama menderita sariawan. Bila penyebab sariawan adalah infeksi, dokter akan memberikan resep obat yang sesuai.
Bila Ingin Mengobati Sekaligus Mencegah Sariawan, Coba Lakukan Ini:
1. Mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin B serta folat. Contoh: daging putih (ikan dan ayam), daging merah (sapi), telur, sayuran hijau, serta buah-buahan.
2. Banyak mengkonsumsi air putih, setidaknya dua liter sehari.
3. Sebaiknya hindari menu yang terlalu panas, pedas, hingga asam.
4. Mengunyahlah dengan pelan-pelan dan jangan bicara saat makan. Kedua cara ini dapat menghindari tergigitnya lidah sendiri tanpa sengaja.
5. Rajinlah berkumur dengan air garam.
6. Rajin sikat gigi dan menjaga kebersihan mulut serta gigi.
7. Usahakan menghindari stres.

Sudah Terlanjur Kena Sariawan? Ini Cara Mengatasinya:

Bila sariawan sudah muncul dan hinggap di rongga mulut, apalagi di pangkal lidah, segera lakukan beberapa hal ini:
• Berkumur air garam secara teratur.
• Oleskan luka sariawan dengan air dan sedikit campuran soda kue.
• Alternatifnya, oleskan luka sariawan dengan air dan hidrogen peroksida. Ingat, gunakan kapas lembut saat melakukannya.
• Banyak mengkonsumsi makanan dan minuman dingin untuk mengurangi nyeri sariawan. Contoh: es krim.
• Bila sakit tidak tertahankan, konsumsi obat pereda sakit seperti asetaminofen.
Waspada Infeksi Sekunder Gara-gara Sariawan, Terutama di Pangkal Lidah:
Rongga mulut merupakan area yang sensitif. Satu bagian saja terkena infeksi, seperti karena virus atau bakteri, seisinya bisa mudah terpengaruh. Makanya, sariawan di pangkal lidah pun rentan memberikan infeksi sekunder, seperti: gangguan kesehatan gigi hingga bau mulut.
Untuk pencegahannya, inilah yang bisa kamu lakukan:
• Menggosok gigi.
• Membersihkan karang gigi.
• Merawat gigi berlubang.
• Konsumsi menu yang mengandung banyak vitamin dan mineral.
• Segera konsultasi dokter bila sariawan belum hilang sesudah lewat dari dua minggu.
Ada sariawan di pangkal lidah? Tak perlu langsung panik. Obati dulu sambil menunggu hingga dua minggu.

Proflavanol C dari USANA memiliki kandungan ekstrak biji anggur dan vitamin
C yang dibutuhkan tubuh Anda. Kombinasi ini dirancang untuk membantu memelihara kesehatan kita. Untuk pemesanan dapat melalui email [email protected]

proflavanol C USANA Indonesia

Sumber referensi artikel:

https://www.halodoc.com/artikel/sariawan-mengganggu-ini-pertolongan-pertama-yang-bisa-dilakukanhttps://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/3640103/sariawan-di-pangkal-lidah-gejala-kanker-lidahhttps://www.alodokter.com/komunitas/topic/sariawan-pada-pangkal-lidahhttps://www.alodokter.com/mengenal-penyakit-lidah-dan-cara-mengatasinya

Product Disclaimer:
*Pernyataan ini belum dievaluasi oleh BPOM. Produk ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosa, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.

Artikel Terbaru

Apa Saja Bahaya Obesitas yang Harus Dihindari?

Apa Saja Bahaya Obesitas yang Harus Dihindari?

Tidak perlu selalu berkaca pada Amerika Serikat untuk mewaspadai bahaya obesitas. Bahkan, di Indonesia pun, kasus kelebihan berat badan sehingga tidak sehat ini sudah lazim ditemukan. Sekilas Tentang Obesitas Obesitas adalah kondisi fisik berupa berlebihnya berat...

Bagaimana Cara Merawat Radang Pankreas?

Bagaimana Cara Merawat Radang Pankreas?

Pada Desember 2020 lalu, aktor Hollywood George Clooney dikabarkan sempat masuk rumah sakit. Penyakit yang dideritanya ternyata berupa radang pankreas. Se-berbahaya apakah penyakit ini? Bagaimana cara merawat radang pankreas? Tentang Radang Pankreas atau Pankreatitis...

Benarkah Garam Penyebab Darah Tinggi?

Benarkah Garam Penyebab Darah Tinggi?

Benarkah garam penyebab darah tinggi? Bila konsumsi gula berlebih penyebab diabetes, maka garam dituding sebagai penyebab hipertensi. Apalagi, sekitar 95 persen populasi manusia di era modern ini didiagnosis menderita darah tinggi primer. Penyebab hipertensi primer...

Dapatkan Artikel Kesehatan Terbaru di Email Anda

Dapatkan Artikel Kesehatan Terbaru di Email Anda

Kami akan kirimkan artikel kesehatan terbaru ke email Anda. Daftarkan email Anda sekarang juga

Email Anda Sudah Berhasil Didaftarkan!

WhatsApp WA Chat