Pentingnya Asam Lemak Omega 3 untuk Kesehatan Tubuh Manusia

by | Jul 13, 2021 | Artikel, Biomega | 0 comments

Agar tubuh manusia bisa menjalankan fungsinya dengan baik, diperlukan berbagai macam senyawa pendukung termasuk omega 3. Kelompok asam lemak ini memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Yuk simak pentingnya asam lemak omega 3 dan bagaimana cara mendapatkannya.

Apa Itu Asam Lemak Omega 3?
Asam lemak omega 3 merupakan salah satu asam lemak yang penting dalam metabolisme tubuh. Secara garis besar asam lemak ini memiliki 3 bentuk yakni:
● Alpha-linolenic acid (ALA), merupakan salah satu sumber energy dan dapat diubah menjadi DHA atau EPA.
● Docosahexaenoic acid (DHA), memiliki peran dalam tumbuh kembang otak dan memastikannya berfungsi secara normal.
● Eicosapentaenoic acid (EPA), bisa membantu mengurangi peradangan dan mengurangi depresi.

Manfaat Omega 3
Banyak manfaat yang bisa dirasakan bila Anda rutin mengkonsumsi asam lemak ini. Berikut beberapa diantaranya:
● Bagi bayi, omega 3 tak hanya berfungsi membantu perkembangan otak namun juga bisa mengurangi terjadinya gejala asma.
● Menjaga berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang sehingga direkomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki berat badan ideal.
● Karena memiliki sifat antiradang, asam lemak omega 3 bisa mengurangi terjadinya berbagai penyakit kronis.
● Omega 3 dapat membuat kondisi jantung menjadi lebih sehat. Kehadiran asam lemak ini bisa meningkatkan nilai HDL (kolesterol baik) dan meminimalkan terbentuknya plak di arteri dan trigliserida.
● Membuat kepadatan tulang menjadi lebih padat sehingga mengurangi risiko terjadinya osteoporosis.
● Mengurangi terjadinya gejala gangguan jiwa seperti bipolar, depresi hingga skizofrenia.
● Menurunkan risiko pikun bagi orang tua.
● Selanjutnya omega 3 juga bisa mengurangi nyeri sendi pada penderita arthritis. Beberapa penelitian menunjukan mereka yang mengonsumsi minyak ikan secara teratur dalam 3 bulan, dapat mengurangi nyeri pada sendi.

Mendapatkan Sumber Omega 3 Alami
Untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega 3 harian, Anda harus mengonsumsi sebesar 250 – 500 mg omega 3. Tak hanya tersedia dalam bentuk suplemen di pasaran. Anda bisa menikmati manfaat dari asam lemak ini melalui banyak bahan alami, seperti:

Makanan laut
Makanan laut dikenal sebagai sumber asam lemak omega 3 yang kaya. Salmon sudah lama populer sebagai ikan yang bergizi tinggi termasuk mengandung omega 3. Dalam 100 gram ikan salmon, terdapat 2.260 mg omega 3. Angka ini jauh dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. Meski lemaknya tinggi tapi aman dan sangat bagus untuk kesehatan jantung dan otak.
Selain itu, ada juga ikan sarden yang mengandung 1.480 mg omega 3 tiap 100 gram beratnya. Untuk versi yang lebih terjangkau, Anda bisa mengonsumsi kelompok ikan makarel termasuk ikan kembung dan tenggiri. Jenis ikan ini diketahui memiliki kandungan asam lemak omega 3 sebesar 5.134 mg. Selain murah, ikan ini mudah dijumpai di Indonesia baik dalam bentuk segar di pasar atau yang telah dikemas dalam kaleng.
Hidangan dari laut lainnya yang kaya akan omega 3 adalah tiram. Dengan mengonsumsi 100 gr tiram saha, kebutuhan harian asam lemak omega 3 Anda sudah terpenuhi.

Biji chia dan biji rami
Sumber asam lemak omega 3 lainnya yang bisa Anda konsumsi adalah biji chia dan biji rami. Keduanya sangat cocok dimasukan ke dalam menu diet harian mereka yang tidak mengkonsumsi daging atau vegetarian. Dalam satu sendok makan biji chia, terdapat 5.060 mg omega 3. Sedangkan pada satu sendok makan biji rami, kandungan omega 3 mencapai 2.350 mg. Agar bisa menikmati kedua jenis biji-bijian ini, Anda dapat menambahkannya menjadi campuran kue, sereal atau yogurt.

Kacang kedelai
Menu diet yang kaya omega 3 dan bisa dinikmati oleh para vegetarian adalah kacang kedelai. Dalam 50 gram kacang kedelai, Anda bisa mendapatkan omega 3 sebanyak 721 gram. Selain dikonsumsi secara langsung, kacang kedelai bisa diolah menjadi susu kedelai, tahu, serta tempe.

Sumber Omega 3 dari Suplemen
Bila ingin mendapatkan asupan omega 3 dengan praktis, Anda bisa mengkonsumsinya melalui suplemen. Memiliki banyak manfaat, namun Anda harus tetap memperhatikan jumlahnya, jangan sampai berlebihan. Ketika konsumsi omega 3 melampaui batas, bisa berakibat buruk pada tubuh.
Efek yang muncul adalah tubuh memiliki bau amis, kadar kolesterol jahat (LDL) meningkat serta meningkatkan risiko pendarahan. Bila Anda pernah menjalani prosedur transplantasi jantung, sebelum konsumsi suplemen harus ada rekomendasi dokter. Hal ini karena omega 3 yang berlebihan bisa meningkatkan detak jantung. Karena itu, sebaiknya konsumsi suplemen dalam jumlah yang cukup.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, masukan berbagai makanan yang mengandung asam lemak omega 3 ke dalam menu diet harian. Anda juga mengkombinasikannya dengan suplemen. Sangat penting untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter, bila memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Biomega USANA Indonesia
Sumber referensi artikel: https://www.alodokter.com/memanfaatkan-asam-lemak-omega-sebagai-nutrisi-pelengkap https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/makanan-mengandung-omega/ https://health.kompas.com/read/2020/07/30/133200168/12-makanan-yang-mengandung-omega-3-tinggi?page=all  

Product Disclaimer:
*Pernyataan ini belum dievaluasi oleh BPOM. Produk ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosa, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.

Artikel Terbaru

8 Cara Alami Mengusir Lalat

8 Cara Alami Mengusir Lalat

Melihat lalat beterbangan di area rumah tentu sangat mengganggu. Pasalnya, selain membuat hunian terkesan kumuh, lalat yang berkeliaran juga bisa jadi sumber penyakit (mulai dari tifus hingga disentri) bagi penghuni rumah saat hinggap di makanan, minuman, atau...

Apakah Perlu Sarapan sebelum Olahraga Pagi?

Apakah Perlu Sarapan sebelum Olahraga Pagi?

Sarapan dan olahraga adalah dua hal baik yang seharusnya dijadikan aktivitas rutin saat pagi hari. Namun, keduanya terkadang membuat banyak orang bingung, mana yang harus dilakukan terlebih dahulu. Sarapan atau olahraga? Sebenarnya, pilihan jawaban perlukah sarapan...

penyebab uban tumbuh di usia muda

Mengapa Uban bisa Tumbuh di Usia Muda?

Selain kerutan kulit wajah, uban juga selalu dianggap sebagai tanda-tanda penuaan. Namun, benarkah uban hanya ditemukan pada orang-orang yang memasuki usia lanjut? Ternyata tidak! Ada banyak individu umur 20-an telah mengalami ubanan. Akibatnya, perubahan warna rambut...

Dapatkan Artikel Kesehatan Terbaru di Email Anda

Dapatkan Artikel Kesehatan Terbaru di Email Anda

Kami akan kirimkan artikel kesehatan terbaru ke email Anda. Daftarkan email Anda sekarang juga

Email Anda Sudah Berhasil Didaftarkan!

WhatsApp WA Chat